Tak Ada Yang Abadi


perpisahan

Tak akan pernah ada yang abadi. Yang abadi hanyalah keabadian itu sendiri. Setiap perjumpaan pasti ada perpisahan. Karena jangan ada kata-kata sedih dalam mengiringi perpisahan. Semua adalah untuk kebaikan layaknya perpisahan daratan dan lautan, siang dan malam, atau perpisahan langit dan bumi. Kata-kata perpisahan yang terbaik adalah memberikan semangat dan harapan bagi setiap orang. Karena dari kalimat yang terbentuk dari kumpulan kata tersebut akan mampu menggerakan seseorang untuk melakukan hal yang lebih baik. Berikan senyum kepada sebuah perpisahan, walaupun kadang air mata tak tertahan. Kalaupun ada kata sedih yang tersirat dari kata – kata perpisahan, jangan jadikan hal tersebut menjadi beban berat. Hadapi semua itu dengan sikap terbaik.

Waktu terus berjalan, hari, minggu, bulan dan tahunpun akan cepat berlalu, Saat ini kau harus tetap langkahkan kakimu. Menuju massa yang ada didepanmu. Jangan goyah akan hari depanmu. hapus segala keraguanmu….”

Manusia tidak akan menuai filosofi arti cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabarannya yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

Terimakasih sudah menjadi murid-murid terbaik dan terhebatku, terimakasih sudah menjadi bagian dari jalan hidupku.

Maafkan semua kesalahanku, maafkan segala kekuranganku. Anak-anakku tetaplah mengenang setiap kenangan hebat  yang kita lewati bersama.  “Semoga Tuhan Selalu Memberikan yang Terbaik untuk kita semua”

2 responses to “Tak Ada Yang Abadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s